Showing posts with label Motor. Show all posts
Showing posts with label Motor. Show all posts

Cara Memilih Helm yang Tepat Sesuai dengan Kegunaannya

Cara Memilih Helm yang Tepat - Helm merupakan komponen yang penting dan wajib dikenakan bagi pengendara roda dua. Helm memliki fungsi untuk melindungi kepala saat berkendara sebagai keselamatan. Di Indonesia sendiri, kewajiban dalam mengenakan helm untuk pengemudi kendaraan roda dua diatur dalam Undang Undang No.14 tahun 1992, bahwa telah ditetapkan helm sebagai perlengkapan yang wajib digunakan untuk para pengendara motor saat berkendara.

Dengan ketentuan tersebut, saat Anda memilih helm, pastikan terlebih dahulu bahwa kondisi helm tersebut baik dan terbuat dari bahan tahan benturan. Maka dari itu, sebaiknya telitilah helm yang Anda beli. Berikut Cara Memilih Helm yang Tepat Sesuai dengan Kegunaannya :

1. Pilihlah helm yang sesuai dengan ukuran kepala
Dalam memilih helm sebaiknya tidak terlalu sempit atau pun terlalu longgar. Hal ini pastinya memengaruhi kenyamanan pengendara. Selain itu, helm yang lebih longgar akan membahayakan kepala pada saat terjadi benturan.

2. Gunakan helm dengan bahan shell keras atau tidak lentur
Tempurung helm atau bagian luar helm harus terbuat dari bahan yang keras, seperti kevlar atau serat resin. Hal ini dikarenakan, bahan keras pada luar helm sangat penting untuk perlindungan kepala secara maksimal.

3. Minimal Helm open face
Helm yang Anda kenakan sebaiknya helm yang bisa melindungi seluruh bagian tempurung kepala, atau minimal helm yang dengan muka terbuka.

4. Pilihlah helm dengan bagian dalam lembut
Bahan kain yang lembut pada bagian dalam helm bisa memberikan kenyamanan saat berkendara. Selain itu pastikan juga bahan kain tersebut, memiliki kemampuan maksimap dalam menyerap keringat.

5. Perhatikan lapisan pengaman dalam helm,
Lapisan dalam helm berfungsi untuk mengimbangi bagian luar helm yang keras dan juga digunakan untuk meredam benturan dengan benda keras lain yang mungkin bisa terjadi. Untuk itu pilihlah helm yang mempunyai lapisan pengaman dalam yang tebal.

Baca Juga :  Alasan Cakram Pada Rem Berlubang

6. Pilih helm dengan tali pengikat kuat 
Pengikat tali berfungsi agar helm tidak mudah terlepas saat terjadi benturan. Memastikan tali pengikat yang kuat juga merupakan hal penting dalam memilih helm.

7. Pastikan helm telah memenuhi standar yang ditentukan
Helm yang memenuhi Standar Nasional Indonesia merupakan helm yang sudah teruji dan pasti sudah dipastikan keamanannya saat dikenakan berkendara.

Itulah langkah-langkah cara memilih helm yang tepat, janganlah menggunakan helm yang asal-asalan karena helm merupakan komponen penting untuk melindungi kepala saat berkendara. Semoga Bermanfaat.

Detail Fitur Terbaru Suzuki Satria FU150 Fuel Injection

Detail Fitur Terbaru Suzuki Satria FU150 Fuel Injection - Diakhir tahun 2015 lalu, Suzuki Satria FU150 telah kalah bersaing dengan Honda New Sonic 150R. Kini Suzuki melengkapi Satria FU150 dengan mesin injeksi yang dikabarkan akan dipasarkan sebentar lagi. Hal demikian diperjelas dengan hadirnya video mengenai ulasan detail hyper underbone yang merupakan andalan PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) yang diunggah ke dunia maya melalui video review.

Video yang berdurasi 7 menit itu diupload oleh akun Laskar Suzuki pada tanggal 21 Januari 2016, dan telah ditonton puluhan ribu orang yang merasa penasaran dengan satu-satunya motor yang menghidupi SIS di pasaran domestik ini.

Dari video tersebut cukup detail terkuak mengenai fitur terbaru yang bakal melengkapi Suzuki Satria FU150 Fuel Injection untuk meningkatkan daya saing. Paling mencolok dari fitur terbarunya adalah desain lampu depan baru dengan full LED yang atraktif dan juga ada lubang yang bisa digunakan untuk menyimpan mantel Hujan atau kain serat di bagian tengah.


Pada panel indikator juga menyediakan informasi yang lengkap dengan full digital, sementara lubang kunci dilengkapi dengan tipe shutter key. Selain itu yang membuat  menarik Suzuki membuat pijakan kaki Satria FU150 Fuel Injection yang bisa terlipat, memfasilitaskan pengguna atau pengendara sepeda motor ini yang sering belok ”rebah” ke aspal.


Baca Juga : Perbandingan Spesifikasi Honda New Sonic 150 dengan Suzuki Satria 150R


Saat ini masih belum bisa dipastikan Suzuki Satri FU150 Fuel Injection ini hadir untuk dipasarkan. Namun, rumors yang telah beredar Satria FU150 akan diterbitkan pada Februari atau Maret yang akan datang. Bagi Anda yang penasaran dengan videonya Anda dapat melihatnya disini.

Aksesoris Motor yang Haram di Pasang Saat Musim Hujan

Aksesoris Motor yang Haram di Pasang Saat Musim Hujan - Hampir setiap hari hujan turun di masing daerah di Inodonesia, khususnya di wilayah jawa. Jika Anda pengendara sepeda motor, sebaiknya persiapkan diri Anda dan kendaraan Anda agar terhindar dari kemungkinan kecelakaan atau hal yang merepotkan saat hujan turun. 

Dalam persiapan, tidak hanya perlengkapan untuk menutupi air hujan agar mengurangi kebasahan, tetapi juga perhatikan pada pemasangan aksesoris kendaraan Anda. Ada beberapa aksesoris yang sebaiknya tidak digunakan saat musim hujan. Tentunya aksesoris tersebut terkait dengan funsgi yang tidak maksimal saat musim hujan. Berikut Aksesoris Motor yang Haram di Pasang Saat Musim Hujan :

1. Ban Ceking atau Tipis.

Memang menggunakan ban yang ceking membuat motor terlihat jadi lebih keren. Namun, ban tersebut mengakibatkan daya cengkeram ban dengan aspal tidak maksimal. Selain itu alur ban yang sudah halus atau tipis juga mengundang masalah bisa mengakibatkan ban tergelincir karena licin. Segeralah ganti ban kendaraan anda dengan ban standar atau beli ban dengan motif atau kembangan yang masih tebal dan jelas.

2. Sepatbor Belakang yang Bervariasi.

Sepatbor adalah aksesoris kendaraan agar mengurangi cipratan air dan pasir yang mengarah ke belakang. Jika aksesoris sepatbor menggunakan bervariasi atau lebih pendek dari standar maka akan membahayakan pengendara di belakang kita. Sepatbor aksesoris yang hanya mengandalkan penampilan, biasanya tidak memperhatikan cipratan air dari ban, sehingga bisa mengenai pengendara yang berada di belakang. Akibatnya akan mempengaruhi konsentrasi dan pandangan pengendara yang di belakang.

3. Pijakan Kaki dan Handel Setang dari Logam.

Logam aksesoris ini, hanya membuat gaya gesek atau cengkraman menjadi lebih kecil. Tangan akan merasa licin saat menarik gas sehingga tidak maksimal dalam mengatur gas kendaraan. Selain itu Pijakan kaki dengan logam juga membuat kaki mudah terpeleset akibat dari air hujan yang membasahi pijakan kaki tersebut.

4. Boks CVT Modifikasi.

CVT merupakan komponen dari motor matic dimana fungsinya adalah untuk menutupi tarikan mesin kepada ban belakang yang biasanya dihubungkan dengan rantai. Banyak yang menawarkan pemasangan CVT dengan model yang aneh-aneh ada juga yang memasang selang pernfasan atau melubangi boks CVT agar lebih dingin dan sebagainya. Namun area ini, harusnya menjadi lokasi yang kering. Jika CVT tergenang air maka akan mudah selip.

5. Lampu Warna Putih.

Lampu memang komponen penting untuk menerangi jalan saat gelap tiba. Penggunaan lampu berwarna putih memang lebih terang saat hujan tidaklah turun. Namun, saat hujan turun lampu berwarna kuninglah yang lebih terang.

Baca Juga : 3 Hal Penting yang Harus Diwaspadai Pengendara saat Hujan

6. Suspensi Direndahkan.

Saat hujan turuan tentunya banyak sekali genangan ada di jalanan. Pastinya kita tidak tau bahwa genangan tersebut berupa lubang atau bukan Jika kita melewati genangan dan ternyata itu merupakan lubang, suspensi yang tidak standar bisa mengakibatkan rusak pada bodi saat menghajar lubang tersebut.

Itulah beberapa Aksesoris Motor yang Haram di Pasang Saat Musim Hujan. Sebaiknya utamakan keselamatan Anda dan janganlah menggunakan aksesoris yang mengakibatkan komponen kendaraan Anda tidak berfungsi maksimal. Semoga bermanfaat.

3 Hal Penting yang Harus Diwaspadai Pengendara Saat Hujan

3 Hal Penting yang Harus Diwaspadai Pengendara Saat Hujan - Berhati-hati saat berkendara memang harus diperhatikan bagi semua pengendara, namun dibanding musim kemarau, pengguna kendaraan bermotor harus extra hati-hati saat musim hujan. Hal itu dikarenakan, banyak sekali faktor yang bisa berpotensi kecelakaan lebih tinggi. 3 Hal Penting yang Harus Diwaspadai Pengendara Saat Hujan, akan kita bahas pada artikel kali ini. 

Waspadai Posisi Berbahaya

Pada saat kemarau, pengendara harus mewaspadai bahaya yang datang dari 4 arah yaitu depan, belakang, kanan dan kiri. Sedangkan pada penghujan, posisi bahaya untuk pengendara akan bertambah 2 yaitu dari atas dan dari bawah.

Bahaya yang datang dari arah atas ditimbulkan dari benda-benda yang terkena angin kencang yang berhembus bersama hujan yang turun. Dari mulai pohon roboh, billboard, tiang listrik, terpal truk, dan benda-benda sejenis lainnya.

Sedangkan posisi bahaya yang ada dari bawah berasal dari lubang jalanan atau polisi tidur yang melintang. Cara yang tepat mengantisipasi hal ini, maka pengendara wajib untuk extra hati-hati, teruntuk lagi pada saat melintasi jalanan yang bukan lintasan yang sehari-hari dilalui atau baru saja melaluinya. Selain itu, sebaiknya untuk tidak ada di lead position (paling depan) apabila berkendara dengan bergerombol.

Waspadai Lintasan Traksi

Ban merupakan faktor yang paling penting dan wajib di perhatikan oleh para pengendara. Hal itu dikarenakan saat musim hujan dan jalanan basah, lintasan akan menjadi semakin licin. Jangan gunakan ban yang terlalu keras atau bertekanan yang berlebihan. Sebaliknya, sebaiknya menurunkan tekanan angin sebesar 2 psi. Tujuannya adalah agar luasan ban yang mengenai aspal akan semakin lebar.

Perhatikan juga kondisi ban, jika keausan ban sudah lebih tipis 2mm dari TWI (Tread Wear Indicator) segeralah ganti ban kendaraan anda.

Baca Juga : 5 Kebiasaan Buruk yang Bisa Merusak Kendaraan

Waspadai Visibilitas

Pada saat hujan turun, visibilitas juga akan menurun tajam. Apalagi jika hujan turun dengan intensitas tinggi dan disertai angin yang kencang. Tentunya, pengendara harus mengantisipasinya, karena hal ini dapat membahayakan para pengendara, sebab Berhubungan dengan Pengendara dan benda-benda lain di sekitar jalanan.

Solusi yang dapat dilakukan agar terhindar dari kecelakaan yang disebabkan karena faktor ini adalah Pertama, pastikan headlamp pada kendaraan Anda berfungsi dengan baik. Kedua, kenakan helm yang berwarna cerah seperti merah atau yang lainnya. Dan yang terakhir, pasang scotlight pada sepatu, helm, atau jas hujan agar pengendara yang lainnya dapat melihat Anda lebih baik. Hal itu dikarenakan kecelakaan terjadi bukan karena pengendara itu sendiri tidak melihat, tetapi juga bisa dikarenakan pengemudi yang lain tidak melihat pengendara tersebut.

Itulah 3 Hal Penting yang Harus Diwaspadai Pengendara Saat Hujan. Semoga bermanfaat untuk Anda sekalian yang sering berkendara, apalagi saat musim hujan. Utamakan keselamatan karena keluarga Anda menanti di rumah. Aamiin

Cara Merawat Jas Hujan Agar Tidak Cepat Sobek

Cara Merawat Jas Hujan Agar Tidak Cepat Sobek - Jas hujan merupakan perangkat yang paling penting untuk dibawa kemanapun saat musim penghujian seperti sekarang ini. Manfaat jas hujan adalah untuk melindungi tubuh dari terpaan air dan menjaga baju agar tak basah. 

Terkadang jas hujan cepat sobek karena sering digunakan dan penggunaan yang kurang baik, untuk itu Anda harus merawatnya. Berikut Cara Merawat Jas Hujan Agar Tidak Cepat Sobek :

Pertama, bersihkan jas hujan yang kotor dengan air bersih. Jika tidak ada air bersih, maka gunakan lap sintetis untuk membersihkannya. Biasanya jas hujan yang telah digunakan banyak mengandung pasir khususnya di bagian bawah, hal ini dikarenakan jas hujan sering terkena cipratan air.

Setelah anda membersihkannya jangan langsung melipat dan menyimpannya dalam keadaan basah. Jas hujan yang masih basah jika dilipat akan merekat dan menyulitkan saat akan digunakan kembali, untuk itu jas hujan harus dikeringkan atau diangin-anginkan.

Saat membersihkannya, jangan gunakan deterjen untuk mencucinya, ini dapat menyebabkan jas hujan Anda menjadi rusak kualitas bahanya. Cukup dengan air bersih dan lap basah saja karena sifat karet sangat mudah dibersihkan.

Baca Juga : 4 Model Jas Hujan yang Menjadi Pilihan

Jangan jemur jas hujan Anda dibawah terik matahari secara langsung. Sebaiknya gunakan jemuran yang ada ditempat teduh atau gunakan jemuran yang bisa dilipat. angin-anginkan jas hujan cukup untuk mengeringkannya. Hal tersebut untuk merawat kualitas bahan jas hujan supaya tetap awet.

Setelah jas hujan kering, baru lipatlah dengan rapi selanjutnya masukkan ke dalam tas khusus yang bisa dibawa kemanapun atau simpanlah jas hujan di dalam boks motor Anda.

5 Komponen Kendaraan yang Perlu Dicek Saat Musim Hujan

Musim hujan kini mulai melanda wilayah indonesia, bahkan Badan Metereologi Klimatologi dan Geofiika (BMKH) telah memprediksi bahwa bulan ini hingga Desember 2015, seluruh wilayah indonesia akan diguyur hujan dengan intensitas tinggi. Untuk itu, bagi pengguna sepeda motor sebaiknya memperhatikan 5 Komponen Kendaraan yang Perlu Dicek Saat Musim Hujan, agar kondisi motor tetap dalam kondisi prima.

Berikut 5 Komponen Kendaraan yang Perlu Dicek Saat Musim Hujan diantaranya :

1. Oil Seal & Dust Seal
Seal berfungsi untuk mencegah debu dan air agar tidak masuk ke dalam komponen kendaraan yang menyebabkan kerusakan. Jika dust seal pada roda sudah tidak layak dipakai, maka mengakibatkan air masuk ke bantalan roda kendaraan yang mengakibatkan korosi yang dapat membuat bantalan roda berputar secara tidak normal.

2. Ban Kendaraan
Ban harus selalu dalam keadaan baik, salah satu cirinya adalah keausan pada permukaan ban. Jika ban pada kendaraan terlalu tipis, traksi terhadap permukaan jalan akan berkurang, sehingga jika keadaan jalanan basah bisa mengakibatkan motor menjadi sulit dikendarai dan bahkan bisa mengakibatkan pengendara jatuh. Dalam melakukan penggantian ban, juga harus memperhatikan kesesuaian arah rotasi ban.

3. Cap Supressor (Tutup Busi)
Tutup busi berperan sebagai pencegah terjadinya mogok saat melintasi genangan dikarenakan air membasahi busi kendaraan. Apabila karet yang ada pada tutup busi sudah mengeeras, sebaiknya segera diganti supaya sistem pengapian pada kendaraan dapat berfungsi dengan baik.

4. Rem
Rem adalah komponen sepeda motor yang paling vital, sehingga jangan sampai terlewatkan untuk dicek. Banyak pengendara sepeda motor tidak bisa mengontrol sepeda motor saat mengendarainya dikarenakan proses pengereman tidak berfungsi dengan baik. Segera lakukan perbaikan rem jika sudah terindikasi harus diganti.

Baca Juga : 5 Kebiasaan Buruk yang Bisa Merusak Kendaraan

5. Lampu
Lampu merupakan indikator dan penunjuk arah saat motor dipakai. Jika salah satu lampu pada kkendaraan tidak berfungsi atau mati akan membahayakan pengendara tersebut maupun pengendara lainnya. Apalagi di saat hujan turun dengan intensitas tinggi, jarak pandang akan berkurang.

Hebat, Honda New Sonic 150R dapat Mengungguli Suzuki Satria FU 150

Hebat, Honda New Sonic 150R dapat Mengungguli Suzuki Satria FU 150 - Honda New Sonic 150 R telah berhasil mengalahkan Suzuki Satria FU 150 dalam hal penjualan. Pertarungan bebek “ayam jago” sejak tiga bulan terakhir ini Honda New Sonic berhasil menggeser Suzuki Satria FU 150. Hal ini membuktikan bahwa konsumen sepeda motor di segmen khusus ini butuh penyegaran.

Berdasarkan data pada Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), New Sonic yang mengancam kepopuleran Suzuki FU sejak pertama dijual secara penuh pada Agustus 2015 akhirnya bisa mengungguli penjualan Satria FU 150 pada Oktober 2015. Hanya butuh tiga bulan saja Honda New Sonic mengalahkan ayam jago Suzuki yang selama ini tidak ada tandingannya.

Hal ini dapat dibuktikan pada bulan lalu, New Sonic 150R telah terjual 9.411 unit. Sedangkan Satria FU 150 pada bulan Oktober hanya menjual 5.744 unit saja. Pada Awal penjualan Sonic dibulan Agustus itu sangat melesat dengan 8.413 unit telah terjual dan pada September menempel tipis pada Angka penjualan 7.136 unit.

Baca Juga : Detail Terbaru Suzuki Satri FU150 Fuel Injection

Pada Awal kemunculan Sonic di bulan Agustus dan September sebenarnya Satria FU masih tetap stabil dimana masing-masing terjual 8.692 unit dan 7588 unit. Namun Suzuki Satria FU mengalami penurunan drastis pada bulan lalu yaitu 24,3 persen. Tentunya hal ini membuat persaingan memanas antara New Sonic 150R dengan Suzuki FU 150 dalam beberapa bulan mendatang.

Rencananya Suzuki Satria FU150 akan mengeluarkan model terbaru dengan fitur-fitur yang nantinya sebagai keunggulan dari Satria FU150, sehingga dapat dipastikan di tahun 2016 nantinya menjadi tahun persaingan antar kedua motor sport ini. Semoga artikel ini bermanfaat.

Alasan Cakram Rem Pada Mobil dan Motor Berlubang

Alasan Cakram Rem Pada Mobil dan Motor Berlubang - Adakah yang pernah melihat rem cakram mobil dan sepeda motor tidak berlubah, pastinya semua cakram rem itu berlubang. Lubang yang ada pada cakram punya fungsi khusus pada saat mobil atau motor mengerem. M. Abidin, GM After Sales & Motor Sport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing pun ikut ambil bicara sola bentuk cakram rem yang berlubang tersebut.

Berdasarkan penjelasan beliau, lubang pada cakram rem bukan hanya untuk mengurangi panas logam saat mobil atau motor itu mengerem berkali-kali.

"Manfaat lubang itu untuk memangkas berat dan juga melebarkan penampang pelepasan panas saat melakukan rem. Besarnya tenaga pengereman ditentukan pada diameter piringan dan lebar pad (kampas)," ujarnya.

Beliau pun memberi penjelasan lagi bahwa kerangka cakram pada motor telah disesuaikan dengan kegunaannya dan kekuatan pada saat mengerem pun sudah disesuaikan. 

Bahan yang digunakan untuk membuat cakram rem pada motor pun dibuat dari bahan khusus. Bukan hanya besi saja, tetapi berupa campuran dan satu pelapis lain yang membuatnya punya daya tahan baik. 

Baca Juga : 8 Merek Mobil yang Banyak di minati di Indonesia

"Bahanya terbuat dari campuran besi dan SUS (semacam stainless). Hal ini digunakan supaya cakram lebih kuat dan tidak akan berkarat. Oleh karena itu, rem pun jadi lebih pakem," pejelasannya menambahkan.

Itulah mengapa cakram rem pada mobil dan motor berlubang, bagi Anda yang belum tahu semoga artikel ini bermanfaat. Gunakanlah cakram rem yang diproduksi asli dari pabrik motor tersebut dan utamakan keselamatan.